pemimpin yang baik


Bagaimana menurutmu pemimpin yang baik ?

Pemimpin yang baik adalah pemimpi yang mampu mengayomi masyarakat, dengan cara bersikap horizontal kepada Rakyatnya dan juga bawahannya di bandikan dengan bersikap vertical.
Yang dimaksud Bersikap horizontal adalah mau mendekati masyarakatnya dan bahkan, membangun komunikasi yang sejajar, bukan top-down (vertical). Bukan hanya itu saja, setelah kita mendekati, membangun komunikasi kita harus mau mendengarkan keluhan-keluhan yang ada dalam hati mereka, mereka maunya apa?, mereka maunya bagaimana?, kita harus mendekati mereka sedekat mungkin hingga tidak ada jarak antara pemimpin dan masyarakatnya.
Pada dasarnya Kita terlahir kedunia ini menjadi seorang pemimpin, walaupun kita tidak memimpin Negara, atau suatu wilayah tetapi sekurang tidaknya kita memimpin diri kita sendiri. Karna seseorang tidak akan mampu memimpin orang lain apalagi bangsa, jika memimpin dirinya sendiri dia tidak mampu.  Menjadi seorang pemimpin bukanlah hal yang mudah, karna kita harus bisa mengayomi masyarakat menjadi lebih baik, memotivasi, memberikan contoh atau teladan yang baik bagi mereka, bisa meringankan kesulitan dan penderitaan mereka, mensejahtrakan mereka dan bahkan mencintai dan menyanyangi mereka. Karna jika kamu tidak bisa mencintai, kamu tidak akan bisa hidup.
Ketika menjadi seorang pemimpin kita harus memiliki beberapa sifat yang harus ada pada diri kita, yang pertama jujur, jujur yang disertai dengan taqwa akan sangat luar  biasa, karna ketika kita menanamkan sifat itu dalam diri kita, tidak akan ada namanya kecurangan, atau sifat egois yang mementingkan diri sendiri. karna apabila kita tidak jujur orang tidak akan pernah percaya  kepada kita. yang kedua pemimpin tidak boleh bodoh, karna dia tidak akan mampu, tidak akan  bisa membangun Negara yang dipimpinnya jika dia tidak memiliki ilmu pengetahuan. Ketiga pemimpin harus memiliki pengetahuan luas, karna jika seorang pemimpin tidak memiliki pengetahuan yang luas, bagaimana dia bisa mengetahui perkembangan Negaranya sendiri, atau wilayah yang dipimpinnya. Keempat pemimpin yang bertanggung jawab, yaitu pemimpin yang mau mendekati masalah untuk dipelajari bukan untuk di jauhi. Yang berarti dia beranggapan bahwa masalah itu bukan suatu beban, tetapi suatu tanggu jawab atau  tantangan yang harus di hadapi. Karna jika suatu masalah semakin dijauhi, dia akan semakin mendekati, dan masalah itu tidak akan pernah selesai bahkan akan timbul masalah baru.


Komentar

TaraZeyle