cara membuat proposal sponsor
Cara membuat proposal sponsorship
Baik kawan, Sekarang LPMU mau berbagi Tips
cara Membuat Proposal untuk Sponsorship.
1. Buatlah Proposal yang menarik, unik, dan
tipis.
Karena perusahaan lebih memilih
isi proposal yang to the point.
2. di bagian pendahuluan memiliki isi maximal
3 paragraf, isi 3 paragraf di pendahuluan itu udah termasuk latar belakang,
alasan acara kamu dan profil singkat.
3. Tujuan, Tulis kenapa acara kamu diadakan.
naah minimal 1 paragraf.
4. Lanjut ke bagian general Information; Tulis
Informasi umum yang perlu diketahui oleh pihak perusahaan terkait acara yang
kamu ajukan. Terdiri dari tempat, waktu, sasaran acara dan target peserta.
5. Lanjut ke detail acara, pengisi acara dan
anggaran.
di anggaran tidak perlu dicantumkan secara
detail hingga berapa jumlah kertas yang akan digunakan.
6. Masuk ke kategori sponsor bikin aja tabel
mudah dibaca dan dipahami dan lanjut ke paket sponsor. Di paket sponsor,
buatlah khusus untuk perusahaan medioker, dimana ia akan mendapatkan kontrapersi
sesuia dengan pilihan.
7. Bagian Co partnership. bisa kamu isi
kerjasama media, barter konsumsi panitia, kaos panitia, baksos dll.
8. Di bagia penutup, tunjukkin bahwa acara
kamu akan berhasil dan bermanfaat serta ucapan terima kasih.
9. Jangan lupa cantumkan contact person.
Berisi alamat, email, nomor telp, website.
10. Di proposal kamu jangan lupa dikemas dalam bentuk eye
catching dan mudah untuk dibaca. eye catching maksudnya unik, kreatif, dan
punya daya tarik untuk dibaca.
11. Jangan cantumkan struktur kepanitian beserta nama
lengkap seluruh panitia. kenapa ? karena pihak perusahaan tidak mau repot untuk
menghafal semua nama kepanitian acara kamu.
Peran
proposal adalah sampai pada perusahaan tertentu yang diajukan proposal oleh
Anda merespon dan menindaklanjuti pengajuan Anda. Walau ada tahap ini belum ada
kesepakatan yang dibuat, tapi yakinlah, ini adalah 50% dari langkah Anda
mencapai sebuah kesepakatan kontrak kerjasama. Saya akan menyampaikan pandangan
saya dalam dua bagian. Bagian pertama terkait isi proposal dan bagian kedua
terkait pengemasan proposal.
Isi Proposal
Membuat
proposal untuk sponsorship berbeda dengan proposal pada umumnya. Pada proposal
biasa, kita menuliskan banyak hal dalam proposal tersebut. Disusun dengan
rangkaian kata yang indah, dan menghasilkan proposal yang sangat tebal. Ini
sangat bertentangan dengan kebutuhan pihak perusahaan yang lebih memilih
proposal yang tipis dan to the point. Oleh karena itu isi dari proposal
bisa dibatasi menjadi beberapa hal dengan tampilan isi yang disesuaikan.
Pendahulan
Berisikan
dalil pendahuluan untuk mencitrakan bahwa proposal berasal dari lembaga dakwah.
Lalu dilanjutkan dengan latar belakang kegiatan dan alasan yang mendasari
mengapa kegiatan berlangsung. Serta sedikit profil lembaga Anda. Pada bagian
ini maksimal terdiri dari 3 paragraf.
Tujuan
Berisikan
tujuan mengapa sebuah kegiatan diadakan. Maksimal 1 paragraf.
General Information
Berisikan
informasi umum yang perlu diketahui oleh pihak perusahaan terkait kegiatan yang
diajukan. Terdiri dari tempat dan waktu kegiatan, sasaran kegiatan dan target
peserta kegiatan.
Acara
Berisikan
acara-acara yang akan ada dalam kegiatan yang diajukan. Sebagai contoh untuk
kegiatan Try Out SPMB.
———————-Acara————————-
Super Try Out
Training
Games
Bazaar
Talkshow
Doorprize
Pengisi Acara
Menyebutkan
siapa saja yang akan menjadi pengisi acara yang ada. Baik itu, MC, pemateri,
narasumber, tokoh, artis atau mungkin pejabat publik.
Anggaran
Anggaran
tidak perlu ditampilkan secara mendetail hingga berapa jumlah selotip yang akan
digunakan beserta harganya. Cukup tampilkan hal-hal umum saja yang sudah di
akumulasikan. Sebagai contoh;
———-Anggaran———-
VENUE Rp. 30.000.000
PRODUKSI Rp. 20.000.000
KONSUMSI Rp. 5.000.000
PUBLIKASI Rp. 15.000.000
TRANSPORTASI Rp. 5.000.000
PERLENGKAPAN Rp. 10.000.000
ADMINISTRASI Rp. 2.000.000
Total Rp. 92.000.000
Kategori Sponsor
Kategori
sponsor jangan ditampilkan dalam bentuk tulisan panjang dengan penjelasan yang
berkepanjangan. Tampilkan dalam bentuk tabel yang mudah untuk dibaca dan
dipahami. Berikut contohnya;
———–Kategori Sponsor———–
|
Kontrapertasi
|
Platinum
|
Gold
|
Silver
|
Bronze
|
|
Penyandingan nama sponsor dengan kegiatan
|
V
|
-
|
-
|
-
|
|
Baligo ( 5 buah )
|
XL
|
L
|
M
|
S
|
|
Poster ( 2000 buah )
|
XL
|
L
|
M
|
S
|
|
Leaflet ( 10.000 buah )
|
XL
|
L
|
M
|
S
|
|
Tiket
|
XL
|
L
|
M
|
S
|
|
Kaos ( 1000 buah )
|
XL
|
L
|
M
|
S
|
|
ID Card
|
XL
|
L
|
M
|
S
|
|
Commercial break oleh MC
|
V
|
V
|
V
|
V
|
|
Publikasi media pendukung
|
V
|
V
|
V
|
V
|
|
Jingle perusahaan saat break
|
V
|
V
|
V
|
V
|
|
Hak memberikan brosur
|
V
|
V
|
V
|
V
|
|
Pendirian stand
|
Exclusif
|
Front gate
|
Inner area
|
Outer area
|
|
Pemasangan spanduk perusahaan
|
50
|
40
|
30
|
10
|
|
Publikasi on air
|
V
|
V
|
V
|
V
|
|
Biaya
|
92.000.000
|
46.000.000
|
23.000.000
|
12.000.000
|
Tampilan
seperti ini akan lebih mudah untuk dipahami oleh pihak perusahaan, karena
sederhana dan juga tidak banyak menghabiskan waktu untuk membolak-balikan
halaman.
Paket Sponsor
Ini
adalah bagian untuk menampilkan tawaran kerjasama yang bersifat lebih bebas dan
biasanya untuk jumlah yang kecil atau dibawah tawaran sponsorship bronze. Ini
bisa diajukan untuk perusahaan medioker, dimana ia akan mendapat kontrapertasi
sesuai dengan pilihan yang ia ajukan setelah di konversi dengan standar yang
kita ajukan. Sebagai contoh.
———paket sponsor———
|
No
|
Kontrapertasi
|
Jumlah kerjasama ( Rupiah )
|
|
1
|
Baligo ( 5 buah ukuran S )
|
5.000.0000
|
|
2
|
Poster ( 2000 buah ukuran S )
|
4.000.000
|
|
3
|
Leaflet ( 10.000 buah ukuran S )
|
4.000.000
|
|
4
|
Kaos ( 1000 buah ukuran S )
|
3.000.000
|
|
5
|
Pemasangan Spanduk dan umbul-umbul
perusahaan ( 10 buah )
|
2.000.000
|
|
6
|
Pendirian stand
|
1.000.000
|
|
7
|
ID Card ( ukuran S )
|
1.000.000
|
|
8
|
Tiket ( ukuran S )
|
1.000.000
|
|
9
|
Jingle perusahaan
|
500.000
|
Co-partnership
Ini
merupakan ajuan bentuk kerjasama yang bersifat lebih bebas dan sedikit terlepas
dari seputar media dan publikasi, bentuk kerjasam tambahan ditampilkan di
bagian ini, seperti pengadaan konsumsi panitia, barter promo, pemberian produk
perusahaan, kerjasama jasa perusahaan, pemberian bantuan sosial untuk acara
baksos, dan lainnya. Di bagian ini pula disampaikan bahwa bentuk kerjasama
lainnya dapat dibicarakan lebih lanjut dan panitia sangat senang dapat
berdiskusi dengan pihak perusahaan terkait kerjasama lain yang bisa dilakukan.
Penutup
Berisikan
sebuah harapan dan keyakinan panitia bahwa kegiatan yang dilakukan sangat
bermanfaat dan akan berhasil. Serta sebuah ucapan terima kasih kepada pembaca
proposal.
Contact person
Berisikan
alamat , email , dan nomor telepon yang bisa dihubungi terkait penindaklanjutan
proposal yang telah diajukan.Usahakan nomor handphone CP lebih dari satu orang
dan dengan provider yang berbeda.
Pengemasan
Dalam mengemas proposal perlu direncanakan dengan baik
agar menghasilkan yang terbaik pula. Butuh modal yang cukup besar untuk
mengemas proposal ini, tapi yakinlah ini akan pula berdampak pada tingkat
keberhasilan pemanfaatan proposal. Hanya ada dua tips yang bisa saya berikan
dalam mengemas proposal sponsorship, yakni eye catching dan mudah
dibaca. Eye catching yang dimaksud adalah unik, kreatif, dan membuat
seseorang tertarik untuk membaca dan memilih proposal Anda diantara tumpukan
proposal yang diajukan. Mudah dibaca adalah, komposisi tulisan dan warna
membuat seseorang mudah membaca dan nyaman untuk mengamati dan memahami isi
proposal Anda. Komposisikan tulisan dan warna sedemikan rupa, tambahkan gambar
atau variasi tertentu yang menambah estetika proposal.
Bentuk
dari proposal sendir sangat bervarian, saya pernah menemukan beberapa bentuk
proposal yang sangat unik, antara lain ;
1. Dikemas dalam kertas glossy dan
tidak lebih dari 8 halaman. Proposal dibuat sedikit lebar agar ukurannya tidak
seperti kertas pada umumnya. Warna dibuat dengan biru cerah yang menarik
perhatian.
2. Dikemas dalam sebuah CD yang di
programkan dengan software macromedia flashTM. Ini
menimbulkan kesan high-tech dan ramah lingkungan karena tidak
menggunakan kertas. Dengan CD anda bisa mengemas isi tampilan lebih advance karena
akan ditampilkan di komputer, isi proposal juga bisa lebih banyak. Tambahkan
profil lembaga untuk meyakinkan pihak perusahaan.
3. Gulungan kain seperti pengumuman
kerajaan masa lalu atau jurus rahasia kungfu. Sebuah gulungan kain yang diikat
dengan pita yang sangat cantik. Isi proposal hanya pada sebuah kain atau kertas
daur ulang yang sepanjang 40 – 50 cm saja. ini sangat membuat seseorang
tertarik karena tampilan yang tidak biasa, yakni seperti tabung lonjong. Sangat
jauh berbeda dari proposal yang pada umumnya.
4. Proposal berisikan kertas yang tidak
dibukukan, beberapa lembar kertas dimasukkan dalam sebuah kotak yang sangat
estetis, kertas hanya berukuran A5 dan untuk membacanya seperti bermain kartu,
dimana kita akan membacanya dengan mengambil kertas satu persatu.
5. Proposal sederhana dengan bentuk bulat,
kertas dipotong sehingga menjadi lingkaran, dan dikemas dengan baik. Halaman
depan dibuat pop up sehingga mnejadi daya tarik tersendiri bagi proposal
tersebut.
Variasi bentuk akan berkembang seiring
waktu, semakin banyak seniman yang pandai mengemas desain proposal yang menarik
untuk dibaca. Disesuaikan pula dengan budaya yang ada di daerah dan kemampuan
dari SDM yang ada. Tetap berpegang pada tips, menarik dan mudah dibaca dalam
mengembangan inovasi bentuk proposal.

Komentar
Posting Komentar
Terima kasih anda telah mengomentari blog ini, semoga dengan komentar anda semua, saya bisa memperbaiki kesalah yang terdapat di blog ini... :-)